New Moms wajib tahu nih: tentang First Checkup si Kecil

Posted: 19 Jul 2022

Banyak mommy yang masih belum tahu nih tentang apa aja sih yang akan didapatkan si kecil saat melakukan first checkup-nya? Selain di timbang, apakah si kecil akan mendapatkan suntikkan/imunisasi saat pertama kali check up? Yuk, tanya dr. Tasya moms!

Eits, jangan lupa klik savenya dulu ya moms, selain topik ini masih ada banyak informasi menarik loh, yang sayang banget nih kalau dilewatkan :)

Pemeriksaan awal bayi sangat penting untuk mengetahui tumbuh kembangnya ya moms. Pemeriksaan ini dilakukan tepat setelah bayi lahir. Apa aja sih tes yang akan didapatkan oleh si kecil?

1. Test APGAR

Penilaian tentang kondisi umum bayi berdasarkan pengamatan pada menit pertama dan kelima saat kelahiran si kecil. Tes ini merupakan penilaian dari aktivitas otot, denyut jantung, refleks gerak, warna kulit, dan juga pernapasan, sehingga dokter dapat memastikan apakah bayi betul-betul dalam keadaan baik (sehat dan bugar) atau membutuhkan pertolongan medis.

2. Test Jantung

Selain menggunakan stetoskop, pemeriksaan jantung juga dilakukan dengan menggunakan sensor yang diletakkan pada tangan kanan bayi untuk mengukur denyut nadi si kecil & kadar oksigen dalam darah. Apabila dokter mengidentifikasi adanya kelainan, maka pemeriksaan dan observasi lebih lanjut akan dilakukan..

3. Test Darah

Tes ini untuk menguji kemungkinan gangguan metabolik, hormonal & genetik pada si kecil. Biasanya tes ini dilakukan 48 jam setelah lahir.

4. Test Pendengaran

Ada 2 metode tes pendengaran pada bayi, yaitu Oto Accoustic Emmision (OAE) & Brainstem-Evoked Response Audiometry (BERA). OAE dapat dilakukan 24 jam setelah si kecil lahir. BERA merupakan tes lanjutan dari OAE yang dapat dilakukan setelah bayi berusia minimal 1 bulan. Tes ini tidak menyebabkan rasa sakit/tidak nyaman ya moms.

5. Pemeriksaan Fisik

Tes ini bertujuan untuk mengukur berat badan, panjang badan , & lingkar kepala bayi. SI kecil juga akan dilakukan pemeriksaan keseluruhan termasuk melihat apakah ada kelainan/cacat bawaan, termasuk menghitung jumlah jari tangan & kaki pada bayi.

Apa saja suntikkan yang harus diberikan kepada bayi saat pemeriksaan pertamanya ya moms? Suntikkan vitamin K dan dosis pertama vaksin hepatitis B biasanya diberikan kepada si kecil beberapa saat setelah si kecil lahir.

Selain melakukan tes tersebut, mommy juga harus tahu pentingnya mengawasi tumbuh kembang si kecil menggunakan KMS (Kartu Menuju Sehat) ya moms. Mommy bisa membawa si kecil ke posyandu/rumah sakit terdekat secara rutin untuk melakukan pengukuran tinggi & berat badan. Dengan begitu, mommy bisa mengetahui apakah perkembangan pada si kecil sudah sesuai.

Mommy juga wajib memastikan kalau si kecil mendapatkan ASI yang cukup dalam masa tumbuh kembangnya. Berikut adalah ciri-ciri bayi sudah mendapatkan cukup ASI ya moms:

  • Berat badan baby naik sesuai target setiap bulannya

  • Bayi rileks setelah menyusu

  • Buang air kecil cukup (6-8x sehari)

Pemeriksaan pertama si kecil setelah pulang dari rumah bersalin/rumah sakit, dapat dilakukan 1 minggu setelah kelahiran. Disini mommy bisa memeriksa berat badan si kecil, apakah sudah kembali ke berat bayi lahir, dan berdiskusi mengenai posisi dan pelekatan si kecil saat menyusui. Penting untuk mengetahui semua hal yang disampaikan di atas ya moms agar si kecil dapat penanganan yang tepat di awal kelahirannya. Usahakan mommy tetap mengASIhi agar si kecil selalu mendapatkan support utama untuk pertumbuhannya.

Yuk share ke mommy yang lain, & saling support untuk lulus mengASIhi selama 2 tahun ya moms!

Sumber: https://www.whattoexpect.com/first-year/health-and-safety/baby-first-checkup-doctor/

Artikel Terkait