Apakah Penting Power Pumping Untuk Ibu Bekerja? Ini Cara Memompa Efektif Solusi ASI Seret

Posted: 25 Sep 2020

Seperti kita ketahui, ASI merupakan sumber nutrisi terbaik untuk si kecil. Formula pada ASI tak akan tergantikan oleh susu formula manapun.

Tetapi beberapa mommy mengalami penurunan produksi ASI saat bekerja. Hal ini juga membuat mommy yang berkarir di luar rumah menjadi dilema.

Agar produksi ASI tetap melimpah, salah satu cara mengatasinya adalah dengan power pumping.

Dengan cara ini, diharapkan produksi ASI akan kembali melimpah sehingga mencukupi kebutuhan si kecil meskipun mommy bekerja di luar rumah.

Apa itu Power Pumping?

Power pumping merupakan cara memompa ASI dengan meniru frekuensi menyusu pada bayi yang sedang mengalami Growth Spurt.

Growth Spurt sendiri merupakan kondisi dimana si kecil membutuhkan lebih banyak ASI, biasanya terjadi karena sedang dalam masa pertumbuhan.

Power Pumping dimaksudkan untuk meningkatkan produksi ASI.

Dikutip dari Pregnancy.com.au, menyebutkan bahwa metode ini bekerja dengan cara berulang kali mengosongkan payudara, memberi isyarat kepada tubuh untuk memproduksi ASI lebih banyak dan lebih cepat.

Benarkah Power Pumping cocok untuk ibu bekerja?

Dikutip dari Mommiesdaily, dr. Meta Hanindita SpA, juga mengatakan bahwa power pumping adalah teknik yang meniru frekuensi menyusui bayu saat growth spurt.

Selain itu, teknik ini juga biasanya digunakan untuk meningkatkan produksi ASI saat produksinya mulai menurun.

Ada beberapa teori yang dijabarkan dr Meta

Teori 1

  • Pompa ASI selama 20 menit lalu istirahat
  • Pompa ASI 10 menit, istirahat 10 menit, lalu pompa lagi 10 menit

Teori 2

  • Pompa ASI selama 10 menit, lalu istirahat 10 menit, begitu seterusnya. Minimal satu jam sehari selama 3 hari berturut-turut.

Teori 3

  • Letakkan pompa di dekat mommy, setiap melihat pompa, pompalah ASI 5-10 menit, mommy bisa memompa setiap 45 menit.

Setelah sesi power pumping ini selesai, mommy bisa melanjutkan pumping seperti biasa.

Metode ini bisa dilakukan setiap produksi ASI menurun, dan tidak bisa menggantikan semua jadwal memompa ASI yang rutin mommy lakukan.

Artinya , jika mommy memiliki rutinitas pumping setiap hari, tetap lakukan rutinitas tersebut di luar power pumping.

dr. Meta menyebutkan bahwa sebenarnya power pumping tidak dianjurkan dilakukan saat mommy bekerja, karena frekuensinya terhitung sering, jadi mommy bisa melakukannya saat masih cuti.

Tips power pumping efektif

Ada beberapa tips power pumping yang efektif yang bisa mommy coba

  • Lakukan double power pumping untuk hasil yang lebih banyak dan cepat
  • Simpan pompa ASI di tempat yang mudah dijangkau kapan saja.
  • Catat jadwal pompa ASI dengan menggunakan jam atau alarm, sambil di selingi dengan mengerjakan hal lain.
  • Rileks dan nikmati power pumping tanpa meninggalkan aktivitas pompa rutin.

Itulah beberapa tips dan informasi mengenai power pumping.

Jika ada yang ditanyakan bisa langsung tanya di kolom komentar, instagam momuung.id atau melalui komentar di channel Youtube Mom Uung. Sampai jumpa di next artikel.


Referensi

  • Parenting Orami, diakses pada 23 September 2020, Power Pumping, Cara Memompa Efektif yang Jadi Solusi ASI Seret
  • Mommiesdaily, diakses pada 23 September 2020, Benarkah Metode Power Pumping Cocok untuk Ibu Bekerja?
  • TheAsianparent Indonesia, diakses pada 23 September 2020, Cara Memompa ASI Dengan Teknik Power Pumping, Cocok Untuk Ibu yang Bekerja
  • Pregnancy.com.au, diakses oada 25 September 2020, Increasing Breast Milk Supply – Power Pumping

Artikel Terkait