MENYUSUI BISA MENGURANGI RISIKO BABY BLUES PADA IBU

Posted: 04 Mar 2024

MENYUSUI BISA MENGURANGI RISIKO BABY BLUES PADA IBU

Baru-baru ini BKKBN menyebutkan 57% ibu di Indonesia mengalami gejala baby blues. angka ini menjadikan Indonesia sebagai negara peringkat tertinggi di ASIA dengan risiko baby blues

Menurut PSIKOLOG dari HIMPSI (Psikolog klinis Himpunan Psikologi Indonesia) sendiri menyampaikan, yang mempengaruhi keadaan baby blues pada ibu, rata2 disebabkan oleh pengalaman2 ketika hamil. dimana proses berat yang dialami seseorang selama masa kehamilan biasanya akan mempengaruhi keadaan baby blues itu sendiri.

Namun, menurut Journal of Psychiatry Psychology and Behavioral Research, dengan judul ini memaparkan jika ternyata terapi terakhir dari seorang ibu yang mengalami baby blues bisa dengan menyusui loh, menyusui sendiri punya banyak banget benefit baik untuk ibu dan baby. Skin to skin saat menyusui akan menaikan mod ibu dan memicu produksik oksitosin dan prolaktin yang memberikan efek anti depresi. Bahkan ibu yang menyusui mempunyai angka kejadian depresi lebih rendah dibandingkan ibu yang tidak menyusui. dan saat menyusui, ibu akan mengalami efek hypothalamus-pituitary-adrenal (HPA) system yang membuat stress respon ibu menyusui jadi rendah

Itu kenapa mommy wajib banget mempersiapkan diri sebelum masuk fase menyusui dengan mempersiapkan support sistem untuk mendukung proses menyusui, dan banyak2 siapin edukasi menyusui dari masa kehamilan nih mom. nah kalau mommy butuh edukasi seputar menyusui bisa follow mom uung karena banyak edukasi menyusui dari medikal edukator mom uung dan tim konselor mom uung!

Sumber:
https://www.cnnindonesia.com/gaya-hidup/20240201111700-255-1057084/bkkbn-57-persen-ibu-di-indonesia-alami-baby-blues-tertinggi-se-asia
https://jppbr.ub.ac.id/index.php/jppbr/article/download/74/28

Artikel Terkait