Puting Sakit Saat Menyusui, Ini Cara Mengatasinya Moms

Posted: 21 Sep 2020

Puting sakit saat menyusui sering dialami para mommy yang sedang menyusui, khususnya saat memulai proses pemberian ASI. Meskipun bisa dibilang wajar, jika tidak segera diatasi akan mengganggu proses pemberian ASI.

Faktanya, ada sebanyak 90% mommy yang baru menyusui akan mengalami sore nipple atau puting sakit saat menyusui.

Pada umumnya, mommy akan mengalami puncak rasa sakit pada hari kelima menyusui, lalu sembuh dengan sendirinya.

Lalu, apa sih penyebab puting sakit ini? Dan bagaimana mengatasinya moms? Yuk kita bahas.

Penyebab puting sakit saat menyusui

Puting sakit bisa disebabkan oleh berbagai faktor, berikut beberapa faktornya:

  • Posisi bayi tidak cukup dalam mengambil puting susu ke mulutnya
  • Tidak menggunakan pompa payudara dengan benar
  • Adanya infeksi
  • Selip saat menyusui
  • Tongue-ried pada bayi (frenulum pendek)
  • Memiliki puting terbalik atau datar
  • Jeda menyusui yang terlalu lama
  • Posisi tubuh selama menyusui
  • Menghentikan menyusui tanpa menghentikan isapannya terlebih dahulu
  • Menggunakan bra yang terlalu kencang pada puting

Jika mommy mengalami puting sakit saat menyusui, dan sering mengalami rasa nyeri, ditambah mengalami puting berdarah, sebaiknya mommy langsung berkonsultasi dengan dokter terkait.

Cara-Melancarkan-ASI-GRATIS-Dengan-Hormon-Prolaktin-dan-Oksitosin

Mengatasi puting sakit saat menyusui

1. Cara alami

Sebuah penelitian menunjukkan bahwa suhu hangat dan lembab bisa menyejukkan puting yang sakit, serta bisa membantu kulit sembuh lebih cepat.

Mommy bisa menggunakan kain bersih atau popok kain dan air hangat (bukan panas), peras airnya dan letakkan langsung di atas puting.

Banyak mommy menerapkan metode ini untuk membantu menghilangkan pembengkakan yang biasanya terjadi secara beriringan dengan puting yang sakit.

2. Posisi menyusui

Salah satu penyebab rasa tidak nyaman hingga timbulnya rasa nyeri saat menyusui dikarenakan posisi menyusui yang kurang tepat.

Jika mommy mengalami rasa sakit, coba posisi lain untuk melihat perbedaannya.

3. Pelekatan mommy dan baby

IDAI menyebutkan ada beberapa hal yang perlu diperhatikan terkait pelekatan mommy dan baby.

Dimana posisi dagu bayi seharusnya menyentuh payudara mommy, pelekatan yang benar jika bibir bawah bayi terpuntir keluar dan mulut baby terbuka lebar.

Selain itu, aerola bagian bawah lebih banyak yang masuk ke dalam mulut baby dibanding aerola bagian atas.

Jika pelekatan sudah tepat, biasanya baby akan menyusu dengan baik, tidak tergesa-gesa, dan bahkan tidak terdengar bunyi berdecak.

4. Menyusui setiap 2-3 jam

Hal mendasar yang harus di ingat setiap mommy adalah prinsip semakin sering mommy menyusui maka produksi ASI akan semakin berlimpah.

Umumnya, bayi akan menyusu setiap 2-3 jam, frekuensi menyusui ini akan semakin sering jika dibandingkan dengan bayi susu formula karena ASI lebih mudah di cerna.

Itulah beberapa penyebab puting sakit saat menyusu serta cara mengatasinya.

Jika ada yang ditanyakan bisa langsung tanya di kolom komentar, instagam momuung.id atau melalui komentar di channel Youtube Mom Uung. Sampai jumpa di next artikel.


Referensi

  • Verywell Family, diakses pada 17 September 2020, How to Prevent Sore Nipples for Breastfeeding Moms
  • American Pregnancy Association, diakses pada 17 September 2020, Nipple Pain Remedies
  • Today Parent, diakses pada 17 September 2020, 10 ways to prevent and treat sore nipples while breastfeeding

Artikel Terkait