
Momuung.com – Kelahiran Si Kecil tentu menjadi momen yang penuh kebahagiaan sekaligus rasa syukur bagi keluarga. Dalam ajaran Islam, salah satu bentuk rasa syukur atas kelahiran buah hati adalah dengan melaksanakan aqiqah.
Aqiqah merupakan ibadah sunnah yang umumnya dilakukan pada hari ketujuh setelah bayi lahir. Pada hari tersebut, orang tua dianjurkan untuk menyembelih hewan aqiqah, mencukur rambut bayi, memberikan nama yang baik, serta berbagi kebahagiaan kepada keluarga dan orang-orang di sekitar.
Lalu, bagaimana doa potong rambut bayi saat aqiqah dan tata cara pelaksanaannya? Yuk, simak penjelasannya berikut ini, Mommy!
Aqiqah adalah salah satu ibadah sunnah yang dilakukan sebagai bentuk rasa syukur kepada Allah SWT atas kelahiran seorang anak. Dalam pelaksanaannya, orang tua dianjurkan menyembelih hewan aqiqah, mencukur rambut bayi, serta memberikan nama yang baik untuk Si Kecil.
Secara bahasa, aqiqah berasal dari kata al-‘aqq yang berarti memotong. Sementara dalam istilah syariat, aqiqah merujuk pada penyembelihan hewan yang dilakukan karena kelahiran anak, yang umumnya dilaksanakan pada hari ketujuh setelah bayi lahir.
Selain menjadi bentuk syukur, aqiqah juga menjadi momen untuk mendoakan Si Kecil agar tumbuh menjadi anak yang saleh atau salehah, sehat, dan membawa keberkahan bagi keluarga.
Rasulullah SAW bersabda:
“Setiap anak tergadaikan dengan aqiqahnya. Disembelihkan hewan untuknya pada hari ketujuh, dicukur rambutnya, dan diberi nama.” (HR. Abu Dawud dan Tirmidzi)
بِسْمِ اللهِ وَاللهُ أَكْبَرُ، اللهم مِنْكَ وَلَكَ، اللهم تَقَبَّلْ مِنِّي، هَذِهِ عَقِيْقَةُ …
Bismillāhi wallāhu akbar. Allāhumma minka wa laka. Allāhumma taqabbal minnī. Hādzihi ‘aqīqatu…
(Sebutkan nama bayi)
“Dengan menyebut nama Allah, Allah Maha Besar. Ya Allah, semua ini berasal dari-Mu dan untuk-Mu. Ya Allah, terimalah amalan ini dari kami. Inilah aqiqah untuk … (nama bayi).”
Saat mencukur rambut Si Kecil, sebagian masyarakat Muslim membaca doa berikut sebagai bentuk harapan dan doa kebaikan untuk anak.
بِسْمِ اللهِ الرَّحْمَنِ الرَّحِيْمِ الْحَمْدُ لِلهِ رَبِّ الْعَالَمِيْنَ أَللهم نُوْرُ السَّمَاوَاتِ وَنُوْرُالشَّمْسِ وَالْقَمَرِ، اللهم سِرُّ اللهِ نُوْرُ النُّبُوَّةِ رَسُوْلُ اللهِ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ وَالْحَمْدُ لِلهِ رَبِّ الْعَالَمِيْنَ
Bismillāhirrahmānirrahīm. Alhamdulillāhi rabbil ‘ālamīn. Allāhumma nūrus samāwāti wa nūrus syamsi wal qamari. Allāhumma sirrullāhi nūrun nubuwwati Rasūlillāhi shallallāhu ‘alaihi wa sallam walhamdulillāhi rabbil ‘ālamīn.
“Dengan menyebut nama Allah Yang Maha Pengasih lagi Maha Penyayang. Segala puji bagi Allah Tuhan semesta alam. Ya Allah, cahaya langit, matahari, dan bulan. Ya Allah, rahasia Allah dan cahaya kenabian Rasulullah SAW. Segala puji bagi Allah Tuhan semesta alam.”
Orang tua juga dapat membacakan doa perlindungan agar Si Kecil senantiasa dijaga oleh Allah SWT.
اللَّهُمَّ إِنِّي أُعِيذُهَا بِكَ وَذُرِّيَّتَهَا مِنَ الشَّيْطَانِ الرَّجِيمِ
Allahumma innī u’īdzuhā bika wa dzurriyyatahā minasy syaithānir rajīm.
“Ya Allah, aku memohon perlindungan kepada-Mu untuk anak ini dan keturunannya dari godaan setan yang terkutuk.”
اللهم احْفَظْهُ مِنْ شَرِّالْجِنِّ وَالْإِنْسِ وَأُمِّ الصِّبْيَانِ وَمِنْ جَمِيْعِ السَّيِّئَاتِ وَالْعِصْيَانِ…
“Ya Allah, jagalah anak ini dari kejahatan jin dan manusia, dari segala keburukan dan kemaksiatan. Limpahkan penjagaan, perlindungan, serta kasih sayang-Mu kepadanya. Jadikanlah ia termasuk ahli ilmu, ahli kebaikan, dan ahli Al-Qur’an. Jauhkanlah ia dari keburukan, kezaliman, dan kesesatan.”
Agar pelaksanaan aqiqah berjalan sesuai sunnah, berikut beberapa tahapan yang bisa Mommy pahami:
Aqiqah merupakan ibadah sehingga perlu diawali dengan niat karena Allah SWT.
اللَّهُمَّ هَذِهِ عَقِيْقَةُ … بِنْ/بِنْتِ …
Allahumma hādzihi ‘aqīqatu … bin/binti …
“Ya Allah, ini adalah aqiqah untuk … (nama anak), maka terimalah amalan ini.”
Untuk anak laki-laki dianjurkan dua ekor kambing.
Untuk anak perempuan dianjurkan satu ekor kambing.
Namun jika kondisi belum memungkinkan, para ulama membolehkan pelaksanaannya disesuaikan dengan kemampuan keluarga.
Penyembelihan dilakukan sesuai syariat Islam dan memperhatikan kesejahteraan hewan.
Rasulullah SAW bersabda:
“Sesungguhnya Allah mewajibkan berbuat baik dalam segala hal.” (HR. Muslim)
Disunnahkan membaca doa ketika menyembelih hewan aqiqah sebagai bentuk penghambaan kepada Allah SWT.
Mencukur rambut bayi dilakukan pada hari ketujuh kelahiran. Rambut yang telah dicukur kemudian dianjurkan untuk ditimbang, lalu nilai timbangannya disedekahkan dalam bentuk emas atau perak sesuai kemampuan.
Hari aqiqah juga menjadi waktu yang dianjurkan untuk memberikan nama kepada Si Kecil.
Nama merupakan doa yang akan menyertai anak sepanjang hidupnya, sehingga sebaiknya dipilih nama yang memiliki makna baik.
Daging aqiqah dianjurkan dibagikan dalam keadaan sudah dimasak kepada keluarga, kerabat, tetangga, dan mereka yang membutuhkan sebagai bentuk berbagi kebahagiaan.
Jika Mommy ingin menyertakan ucapan pada kotak nasi aqiqah, berikut beberapa contoh yang bisa digunakan:
Bismillahirrahmanirrahim.
Alhamdulillah telah lahir putra/putri kami, (Nama Anak).
Mohon doa agar kelak menjadi anak yang saleh/salehah, berbakti kepada orang tua, dan membawa keberkahan bagi banyak orang.
Alhamdulillah telah terlaksana aqiqah putra/putri kami, (Nama Anak).
Terima kasih atas doa dan kehadiran Bapak/Ibu. Semoga Allah membalas segala kebaikan dengan keberkahan.
Dengan penuh rasa syukur kepada Allah SWT, kami melaksanakan aqiqah putra/putri kami, (Nama Anak).
Mohon doa agar tumbuh sehat, berakhlak mulia, dan menjadi kebanggaan keluarga.
Terima kasih atas doa dan perhatian yang diberikan untuk buah hati kami.
Semoga Si Kecil tumbuh menjadi anak yang mencintai Allah, Rasul-Nya, serta berbakti kepada kedua orang tua.
Alhamdulillah, Allah telah menitipkan amanah terindah kepada keluarga kami.
Mohon doa agar putra/putri kami menjadi generasi yang saleh/salehah dan membawa manfaat bagi sesama.
Aqiqah bukan hanya tentang menyembelih hewan, tetapi juga menjadi momen penuh doa dan harapan untuk masa depan Si Kecil. Melalui aqiqah, orang tua mengungkapkan rasa syukur atas kelahiran buah hati sekaligus memohon perlindungan, kesehatan, dan keberkahan bagi kehidupannya.
Semoga setiap doa yang dipanjatkan untuk Si Kecil menjadi kebaikan yang menyertai langkahnya hingga dewasa nanti. Aamiin.
Punya pengalaman soal kehamilan dan menyusui? Yuk share di sini — komentar Mommy bisa jadi inspirasi buat sesama! 💚
Mommin merupakan bagian dari tim edukasi Mom Uung yang berkomitmen mendampingi para ibu menyusui di berbagai daerah di Indonesia. Mengusung peran sebagai Sahabat Pejuang ASI, Momin menyajikan edukasi laktasi yang berbasis fakta, disampaikan dengan bahasa yang hangat, empatik, dan mudah dipahami. Konten yang dibagikan mencakup topik seputar menyusui, asupan gizi ibu dan bayi, hingga menjaga keseimbangan kesehatan fisik serta mental selama masa laktasi. Setiap artikel lahir dari kisah dan pengalaman nyata para ibu Indonesia dalam memberikan ASI terbaik untuk buah hati mereka.