
Momuung.co.id – Pertanyaan yang sering muncul misalnya:
Hamil anggur bukanlah kehamilan normal. Kondisi ini merupakan gangguan medis yang perlu ditangani oleh dokter karena berkaitan dengan perkembangan jaringan kehamilan yang tidak normal.
Dalam artikel ini, Mommy akan memahami secara lengkap tentang penyebab hamil anggur, gejala yang sering muncul, serta bagaimana penanganannya.

Secara medis, hamil anggur adalah kondisi kehamilan abnormal yang disebut sebagai mola hidatidosa. Pada kondisi ini, proses pembuahan tidak berkembang menjadi janin yang normal.
Sebaliknya, jaringan yang terbentuk di dalam rahim justru berkembang menjadi kumpulan gelembung berisi cairan yang menyerupai buah anggur.
Kondisi ini termasuk dalam gangguan perkembangan janin karena embrio tidak dapat berkembang sebagaimana mestinya.
Karena itulah pada hamil anggur tidak terbentuk bayi yang sehat, sehingga kehamilan tidak dapat dilanjutkan seperti kehamilan normal.
Secara umum, hamil anggur dibagi menjadi dua jenis utama.
Pada jenis ini, tidak terbentuk janin sama sekali. Seluruh jaringan yang berkembang di dalam rahim berupa jaringan abnormal yang membentuk gelembung seperti anggur.
Jenis ini biasanya terdeteksi melalui pemeriksaan USG kehamilan.
Pada mola parsial, terdapat jaringan janin yang terbentuk. Namun perkembangan janin tidak normal dan biasanya tidak dapat bertahan.
Kondisi ini juga tetap memerlukan penanganan medis.
Penyebab utama hamil anggur adalah kelainan genetik yang terjadi saat proses pembuahan.
Beberapa kondisi yang dapat menyebabkan hal ini antara lain:
Penting untuk diketahui bahwa kondisi ini bukan disebabkan oleh makanan, aktivitas fisik, atau kesalahan Mommy selama kehamilan.
Pada awalnya, gejala hamil anggur sering terlihat seperti kehamilan biasa. Namun seiring waktu, beberapa tanda dapat muncul dan menjadi indikasi bahwa kehamilan tidak berkembang normal.
Beberapa gejala yang sering terjadi antara lain:
Jika Mommy mengalami perdarahan pada awal kehamilan, Mommy juga bisa memahami perbedaannya dengan flek implantasi yang sering terjadi pada awal kehamilan normal.
Selain itu, beberapa tanda awal kehamilan juga dapat terlihat mirip dengan kondisi ini. Mommy dapat membaca panduan lengkap ciri-ciri hamil muda untuk memahami perubahan tubuh selama kehamilan.
| Kehamilan Normal | Hamil Anggur |
|---|---|
| Ada janin yang berkembang | Tidak ada janin normal |
| Detak jantung janin terdengar | Tidak ada detak jantung janin |
| Perkembangan sesuai usia kehamilan | Rahim membesar tidak wajar |
| Kadar hormon hCG meningkat normal | Kadar hCG sangat tinggi |
Jika Mommy ingin memahami tahapan perkembangan kehamilan secara normal, Mommy bisa membaca penjelasan tentang trimester kehamilan.
Ya, hamil anggur dapat menjadi berbahaya jika tidak ditangani dengan cepat.
Beberapa risiko yang mungkin terjadi antara lain:
Dalam kasus yang jarang terjadi, jaringan abnormal ini juga dapat berkembang menjadi kanker trofoblastik.
Namun kabar baiknya, jika ditangani dengan tepat, sebagian besar pasien dapat pulih dengan baik.
Dokter biasanya akan melakukan beberapa pemeriksaan untuk memastikan kondisi ini.
Pada pemeriksaan USG, dokter sering melihat gambaran khas yang menyerupai kumpulan gelembung atau pola seperti badai salju.
Penanganan utama hamil anggur adalah tindakan medis untuk mengangkat jaringan abnormal dari dalam rahim.
Biasanya prosedur yang dilakukan adalah:
Kuretase atau evakuasi jaringan abnormal.
Setelah prosedur ini dilakukan, dokter akan memantau kadar hormon hCG secara berkala untuk memastikan tidak ada jaringan yang tersisa.
Kabar baiknya, sebagian besar wanita tetap dapat hamil kembali secara normal setelah mengalami hamil anggur.
Namun biasanya dokter akan menyarankan untuk menunggu hingga:
Periode pemantauan biasanya berlangsung sekitar 6 hingga 12 bulan sebelum mencoba kehamilan kembali.
Saat ini belum ada cara pasti untuk mencegah hamil anggur.
Namun beberapa faktor dapat meningkatkan risiko, seperti:
Pemeriksaan kehamilan secara rutin sangat penting untuk mendeteksi kondisi ini lebih awal.
Tidak sepenuhnya sama.
Hamil anggur merupakan kelainan pembentukan kehamilan sejak awal pembuahan. Sementara keguguran dapat terjadi pada kehamilan yang sebelumnya berkembang secara normal.
Karena itu diagnosis dan penanganan kedua kondisi ini juga berbeda.
Mommy sebaiknya segera berkonsultasi dengan dokter jika mengalami:
Jika Mommy sedang mengalami gejala awal kehamilan dan ingin memastikan kondisi kehamilan, Mommy juga bisa menggunakan kalkulator kehamilan untuk memperkirakan usia kandungan.
Pada tahap awal, hamil anggur sering terlihat seperti kehamilan normal. Karena itu banyak wanita tidak menyadari adanya kondisi ini hingga melakukan pemeriksaan lebih lanjut.
Memahami berbagai tanda awal kehamilan serta melakukan kontrol rutin dapat membantu mendeteksi kondisi yang tidak normal sejak dini.
Hamil anggur adalah kondisi kehamilan abnormal yang ditandai dengan pertumbuhan jaringan tidak normal di dalam rahim. Kondisi ini tidak menghasilkan janin yang sehat dan memerlukan penanganan medis segera.
Walaupun terdengar menakutkan, sebagian besar wanita dapat pulih sepenuhnya setelah mendapatkan penanganan yang tepat dan tetap memiliki peluang untuk hamil kembali secara normal di masa depan.
Hamil anggur adalah kondisi kehamilan abnormal yang terjadi ketika jaringan kehamilan berkembang tidak normal di dalam rahim. Kondisi ini biasanya disebabkan oleh kelainan genetik saat pembuahan sehingga tidak terbentuk janin yang sehat. Gejala hamil anggur sering menyerupai kehamilan biasa pada awalnya, tetapi dapat disertai perdarahan, mual muntah berat, serta kadar hormon hCG yang sangat tinggi. Meskipun terdengar menakutkan, sebagian besar kasus dapat ditangani dengan prosedur medis seperti kuretase dan pemantauan hormon kehamilan secara rutin. Setelah masa pemantauan selesai, banyak wanita tetap dapat menjalani kehamilan normal kembali.
Punya pengalaman soal kehamilan dan menyusui? Yuk share di sini — komentar Mommy bisa jadi inspirasi buat sesama! 💚
Mimo adalah bagian dari tim edukasi Mom Uung yang berfokus untuk mendampingi para ibu menyusui di seluruh Indonesia melalui informasi yang akurat, empatik, dan mudah dipahami. Dengan semangat “Sahabat Pejuang ASI”, Mimo berbagi wawasan seputar laktasi, nutrisi ibu dan bayi, serta tips menjaga kesehatan fisik dan mental selama masa menyusui. Setiap tulisan Mimo terinspirasi dari pengalaman nyata ibu-ibu Indonesia yang berjuang memberikan ASI terbaik bagi buah hatinya.