
Momuung.com – Saat Si Kecil memasuki usia 6 bulan, Mommy mulai memperkenalkan Makanan Pendamping ASI (MPASI) sebagai pelengkap kebutuhan nutrisinya. Di fase ini, tidak sedikit orang tua yang bertanya, apakah bayi masih perlu mendapatkan ASI saat sudah mulai makan?
Jawabannya, ya, Mom.
Selain tetap menjadi sumber nutrisi penting, ASI juga mengandung Human Milk Oligosaccharides (HMO), yaitu gula alami yang berperan menjaga kesehatan usus bayi. Penelitian terbaru menunjukkan bahwa HMO membantu membentuk bakteri baik di saluran cerna, terutama saat bayi mulai beradaptasi dengan makanan padat.
Lalu, apa sebenarnya HMO dan mengapa kandungannya sangat penting selama masa MPASI? Yuk, simak penjelasannya sampai selesai!
Selain protein, lemak, dan laktosa, ASI juga mengandung Human Milk Oligosaccharides (HMO), yaitu komponen padat terbesar ketiga dalam ASI setelah laktosa dan lemak.
Meski sering disebut sebagai gula alami, HMO berbeda dengan laktosa. Tubuh bayi hampir tidak mencerna HMO sebagai sumber energi. Sebaliknya, HMO langsung menuju usus dan berfungsi sebagai prebiotik alami, yaitu makanan bagi bakteri baik yang hidup di saluran pencernaan bayi.
Dengan adanya HMO, bakteri baik seperti Bifidobacterium dapat tumbuh lebih optimal sehingga membantu menjaga keseimbangan mikrobiota usus.
Banyak orang mengira peran ASI mulai berkurang setelah bayi mengenal makanan padat. Padahal, penelitian terbaru justru menunjukkan bahwa ASI dan MPASI saling melengkapi.
Sebuah penelitian yang diterbitkan di Nature Communications oleh peneliti dari Technical University of Denmark (DTU) dan Rigshospitalet Denmark menemukan bahwa HMO dalam ASI membantu membentuk komposisi bakteri baik di usus bayi selama masa transisi menuju MPASI.
Berikut beberapa temuan penting dari penelitian tersebut.
Selama masa MPASI, komposisi bakteri di usus bayi mulai berubah. HMO membantu bakteri baik berkembang sehingga mikrobiota usus menjadi lebih seimbang.
Para peneliti menemukan bahwa pola mikrobiota yang terbentuk pada periode awal kehidupan ini dapat memengaruhi kesehatan saluran cerna hingga masa dewasa.
Menurut Prof. Maher Abou Hachem dari DTU Bioengineering, penelitian ini memberikan penjelasan ilmiah mengapa ASI tetap penting diberikan meskipun bayi sudah mulai makan.
Pada masa MPASI, usus bayi sedang mengalami banyak perubahan. Kehadiran HMO membantu proses adaptasi tersebut agar berlangsung lebih optimal.
Penelitian ini juga menunjukkan bahwa manfaat HMO menjadi semakin penting pada bayi prematur atau bayi yang pernah menjalani perawatan di NICU.
Karena sistem pencernaannya masih berkembang, pemberian ASI selama masa MPASI dapat membantu mendukung kesehatan saluran cerna mereka.
Manfaat HMO untuk Kesehatan Usus Bayi
Selain membantu proses adaptasi saat MPASI, HMO memiliki berbagai manfaat lain untuk kesehatan Si Kecil, antara lain:
Meskipun HMO memberikan banyak manfaat, kesehatan usus bayi juga dipengaruhi oleh berbagai faktor lain.
Beberapa di antaranya meliputi:
Karena itu, menjaga kesehatan usus bayi tidak hanya bergantung pada satu faktor, tetapi merupakan hasil dari kombinasi nutrisi, pola makan, dan lingkungan yang mendukung.
Agar manfaat ASI saat MPASI tetap maksimal, Mommy dapat melakukan beberapa hal berikut.
Memulai MPASI bukan berarti peran ASI berakhir, Mom. Justru pada masa transisi ini, ASI tetap memiliki peran penting karena mengandung Human Milk Oligosaccharides (HMO) yang membantu menjaga kesehatan usus bayi dan mendukung pertumbuhan bakteri baik.
Dengan mengombinasikan ASI eksklusif yang dilanjutkan saat MPASI, makanan bergizi seimbang, serta pola hidup yang sehat, Mommy dapat membantu membangun sistem pencernaan yang lebih baik sejak dini. Langkah sederhana ini menjadi investasi penting untuk mendukung tumbuh kembang dan kesehatan Si Kecil di masa depan.
Punya pengalaman soal kehamilan dan menyusui? Yuk share di sini — komentar Mommy bisa jadi inspirasi buat sesama! 💚
Mommin merupakan bagian dari tim edukasi Mom Uung yang berkomitmen mendampingi para ibu menyusui di berbagai daerah di Indonesia. Mengusung peran sebagai Sahabat Pejuang ASI, Momin menyajikan edukasi laktasi yang berbasis fakta, disampaikan dengan bahasa yang hangat, empatik, dan mudah dipahami. Konten yang dibagikan mencakup topik seputar menyusui, asupan gizi ibu dan bayi, hingga menjaga keseimbangan kesehatan fisik serta mental selama masa laktasi. Setiap artikel lahir dari kisah dan pengalaman nyata para ibu Indonesia dalam memberikan ASI terbaik untuk buah hati mereka.