
Momuung.com – Saat Si Kecil mulai tumbuh gigi, wajar kalau ia jadi lebih rewel, banyak ngeces, dan gemar menggigit apa saja yang ada di dekatnya. Namun, bagaimana jika tubuhnya ikut terasa lebih hangat? Benarkah demam pada bayi bisa disebabkan oleh tumbuh gigi, atau justru ada penyebab lain yang perlu Mommy waspadai? Yuk, cari tahu faktanya agar Mommy tidak salah langkah dalam merawat Si Kecil!
Tumbuh gigi bisa membuat suhu tubuh Si Kecil sedikit meningkat, tetapi biasanya tidak sampai 38°C. Saat gigi mulai muncul, bayi mungkin mengalami rasa tidak nyaman pada gusi yang dapat berlangsung selama beberapa hari. Jika suhu tubuh Si Kecil mencapai 38°C atau lebih, Mommy sebaiknya tidak langsung mengaitkannya dengan tumbuh gigi dan perlu memperhatikan kemungkinan adanya penyebab lain (NHS, 2026).
Selain gusi yang terasa tidak nyaman, ada beberapa perubahan lain yang mungkin Mommy lihat saat Si Kecil mulai tumbuh gigi. Namun, tidak semua bayi akan mengalami tanda-tanda yang sama. Beberapa di antaranya adalah:
Saat gigi mulai menembus gusi, area tersebut dapat mengalami peradangan lokal ringan yang membuat tubuh Si Kecil terasa sedikit lebih hangat dari biasanya (NHS, 2026).
Jika suhu Si Kecil sudah mencapai 38°C atau lebih, penting bagi Mommy untuk tidak hanya fokus pada penyebabnya, tetapi juga memastikan demam ditangani dengan cara yang tepat. Hindari beberapa kebiasaan yang justru bisa membuat penanganan demam kurang tepat. Mommy bisa membaca panduan 3 Pantangan Saat Bayi Demam yang Sering Dilakukan Tanpa Sadar agar lebih tahu apa saja yang sebaiknya dihindari saat Si Kecil demam.
Jika Si Kecil mengalami demam saat sedang tumbuh gigi, Mommy sebaiknya tidak langsung menganggap bahwa demam tersebut disebabkan oleh tumbuh gigi. Suhu tubuh 38°C atau lebih sudah termasuk demam, sehingga penting untuk memantau kondisi Si Kecil dan gejala lain yang menyertainya (NHS, 2024).
Berikut beberapa langkah yang bisa Mommy lakukan di rumah:

Beberapa cara sederhana berikut dapat Mommy coba untuk membantu membuat Si Kecil lebih nyaman saat gusinya terasa tidak nyaman.
Mommy bisa mencoba beberapa cara berikut:
Pijat gusi juga bisa menjadi cara sederhana untuk membantu Si Kecil lebih nyaman saat sedang rewel. Mommy bisa mencoba beberapa teknik pijat yang aman dan mudah dilakukan melalui panduan Bayi Rewel Saat Tumbuh Gigi? Coba 3 Teknik Pijat Ini untuk Redakan Nyerinya.
Selain membantu meredakan rasa tidak nyaman, Mommy juga perlu menghindari produk tumbuh gigi yang belum terbukti aman untuk bayi. Mayo Clinic tidak merekomendasikan tablet tumbuh gigi homeopati maupun obat atau gel tumbuh gigi yang mengandung benzocaine atau lidocaine karena dapat berisiko bagi bayi. Teething necklace, gelang, dan aksesori tumbuh gigi lainnya juga sebaiknya dihindari karena dapat meningkatkan risiko tersedak dan tercekik (Mayo Clinic, 2024).
Selain membantu meredakan rasa tidak nyaman, Mommy juga perlu mulai menjaga oral hygiene sejak dini. Setelah gigi pertama muncul, bersihkan gigi Si Kecil menggunakan sikat gigi kecil dengan bulu yang lembut sebanyak dua kali sehari.
Mayo Clinic juga merekomendasikan penggunaan pasta gigi berfluoride dalam jumlah yang sangat sedikit, yaitu sekitar sebesar butiran beras, sejak gigi pertama mulai tumbuh. Pemeriksaan gigi pertama juga sebaiknya dilakukan sekitar ulang tahun pertama Si Kecil (Mayo Clinic, 2024).
Tumbuh gigi biasanya dapat ditangani di rumah. Namun, Mommy sebaiknya menghubungi dokter atau tenaga kesehatan jika kondisi Si Kecil tidak seperti biasanya atau gejalanya semakin berat.
Beberapa kondisi yang perlu diperhatikan antara lain:
Tumbuh gigi memang bisa membuat Si Kecil lebih rewel, banyak ngeces, dan mengalami sedikit peningkatan suhu tubuh. Namun, demam dengan suhu 38°C atau lebih bukan gejala khas tumbuh gigi, sehingga Mommy perlu memperhatikan kemungkinan penyebab lain.
Selama Si Kecil masih nyaman, cukup minum atau menyusu, dan tidak menunjukkan tanda bahaya, Mommy bisa membantu meredakan rasa tidak nyaman dengan pijat gusi, teether yang didinginkan, serta menjaga kebersihan mulutnya. Jika demam atau kondisi Si Kecil semakin memburuk, jangan ragu untuk berkonsultasi dengan dokter agar mendapatkan penanganan yang tepat.
Punya pertanyaan soal kehamilan & menyusui? Tanya langsung dr. Natasya Ayu Andamari, Sp.A atau bagikan pengalamanmu di kolom komentar! 💚
Mommin merupakan bagian dari tim edukasi Mom Uung yang berkomitmen mendampingi para ibu menyusui di berbagai daerah di Indonesia. Mengusung peran sebagai Sahabat Pejuang ASI, Momin menyajikan edukasi laktasi yang berbasis fakta, disampaikan dengan bahasa yang hangat, empatik, dan mudah dipahami. Konten yang dibagikan mencakup topik seputar menyusui, asupan gizi ibu dan bayi, hingga menjaga keseimbangan kesehatan fisik serta mental selama masa laktasi. Setiap artikel lahir dari kisah dan pengalaman nyata para ibu Indonesia dalam memberikan ASI terbaik untuk buah hati mereka.