
Momuung.co.id – Masa menyusui seharusnya menjadi momen bonding yang indah antara Mommy dan Si Kecil. Tapi, ada kalanya momen ini terganggu oleh rasa nyeri yang luar biasa di payudara, muncul benjolan keras, sampai ASI yang keluar hanya sedikit. Rasanya mau menangis karena sakit, ditambah lagi rasa bersalah kalau Si Kecil mulai rewel karena aliran ASI terhambat.
Bagi Mommy yang sedang mengalami payudara sakit, bengkak, atau clogged duct, tarik napas dalam-dalam dan tenang dulu, ya. Kondisi ini wajar terjadi, namun memang harus segera ditangani agar tidak menjadi mastitis atau infeksi payudara. Di artikel ini, kita akan mengenali penyebab ASI tersumbat dan tips mengatasinya dengan langkah yang tepat di rumah. Buibu, baca sampai selesai, ya!
Saluran ASI tersumbat terjadi ketika ASI tidak terisi atau terkosongkan dengan sempurna dari payudara, sehingga membentuk “sumbatan” di dalam saluran. Menurut protokol klinis terbaru, penyumbatan ini sering kali merupakan bagian dari spektrum mastitis yang disebabkan oleh peradangan akibat produksi ASI yang berlebih (hyperlactation) atau pengosongan yang tidak tuntas.
Beberapa penyebab umum yang sering Mommy alami antara lain:

Mommy bisa mengenali apakah payudara yang nyeri tersebut merupakan sumbatan dengan memperhatikan tanda-tanda berikut:
Baca juga: 50+ Panduan Lengkap ASI & Menyusui dari Lahir hingga 6 Bulan
Jangan biarkan sumbatan terlalu lama ya, Mom. Berikut adalah langkah-langkah praktis untuk membantu meluruhkan sumbatan ASI sesuai dengan anjuran pakar kesehatan:
Dulu kita sering disarankan kompres hangat, namun panduan medis terbaru menyarankan kompres dingin di antara waktu menyusui untuk membantu mengurangi pembengkakan dan nyeri pada saluran yang meradang.
Alih-alih memijat dengan keras ke arah puting yang justru bisa memperparah peradangan, lakukan usapan sangat lembut ke arah ketiak. Ini membantu cairan berlebih di jaringan payudara keluar dan memberi ruang bagi saluran ASI untuk terbuka.
Meski sakit, obat terbaik untuk sumbatan adalah dengan terus mengeluarkan ASI. Susui Si Kecil sesering mungkin, mulailah dari payudara yang nyaman dulu untuk memicu hormon oksitosin, baru pindah ke payudara yang tersumbat.
Cobalah menyusui dengan posisi bayi berbaring di bawah dan Mommy berada di atas bayi (merangkak). Gravitasi akan membantu menarik sumbatan ASI keluar lebih mudah bersama hisapan Si Kecil.
Penggunaan suplemen berbasis lecithin sebagai pelancar saluran ASI secara rutin dapat mencegah terbentuknya gumpalan lemak yang menyumbat saluran payudara, karena lecithin memiliki komponen seperti kolin yang biasa ditemukan dalam kandungan ASI. Lecithin juga dinilai aman digunakan sebagai suplemen pendukung selama menyusui atau Generally Recgnized as Safe (GRAS) oleh U.S. Food and Drug Administration.
Mommy, agar bayi tumbuh sehat dan optimal serta mencegah sakit, penting sekali bagi Mommy untuk menjaga nutrisi dan kesehatan tubuh sendiri. Tubuh yang ternutrisi dengan baik akan menghasilkan ASI yang berkualitas tanpa drama saluran mampet. Mengingat sering kali nutrisi harian sulit dicapai secara maksimal hanya dari makanan utama saja, Mommy butuh dukungan pelengkap dari Mom Uung:
Jika Mommy merasa bingung atau butuh teman berbagi mengenai kendala menyusui, Mom Uung juga menyediakan layanan konsultasi menyusui gratis 24 jam bersama konselor ahli. Mommy tidak perlu berjuang sendirian, ya!
Baca juga: 3 Manfaat IMD bagi Bayi Baru Lahir dan Tips Melakukannya
Saluran ASI tersumbat memang menyakitkan, tapi dengan penanganan yang cepat dan nutrisi yang tepat, Mommy bisa kembali menikmati masa menyusui dengan nyaman. Kuncinya adalah tidak panik, rutin mengosongkan payudara, dan mencukupi nutrisi harian.
Mommy, yuk simpan artikel ini agar tidak bingung dengan penanganan saat payudara terasa nyeri. Jangan lupa juga untuk bagikan ke grup WhatsApp sesama pejuang ASI lainnya agar semakin banyak Mommy yang teredukasi dan terhindar dari risiko mastitis. Happy breastfeeding, Mommy!
Punya pengalaman soal kehamilan dan menyusui? Yuk share di sini — komentar Mommy bisa jadi inspirasi buat sesama! 💚
Mommin merupakan bagian dari tim edukasi Mom Uung yang berkomitmen mendampingi para ibu menyusui di berbagai daerah di Indonesia. Mengusung peran sebagai Sahabat Pejuang ASI, Momin menyajikan edukasi laktasi yang berbasis fakta, disampaikan dengan bahasa yang hangat, empatik, dan mudah dipahami. Konten yang dibagikan mencakup topik seputar menyusui, asupan gizi ibu dan bayi, hingga menjaga keseimbangan kesehatan fisik serta mental selama masa laktasi. Setiap artikel lahir dari kisah dan pengalaman nyata para ibu Indonesia dalam memberikan ASI terbaik untuk buah hati mereka.