
Momuung.com – Selama masa menyusui, tubuh Mommy akan mengalami banyak perubahan, termasuk pada ukuran dan bentuk payudara. Tidak heran jika bra yang sebelumnya terasa pas kini mulai terasa sempit, menekan, atau bahkan membuat payudara terasa kurang nyaman.
Karena itu, memilih Bra menyusui bukan hanya soal penampilan, tetapi juga menjadi salah satu cara untuk mendukung kenyamanan selama mengASIhi. Bra yang tepat dapat membantu menopang payudara dengan baik, memudahkan proses menyusui, sekaligus mengurangi tekanan pada jaringan payudara yang sedang aktif memproduksi ASI.
Lalu, seperti apa bra menyusui yang sebaiknya dipilih? Yuk, simak panduan lengkapnya berikut ini, Mommy!
Selama menyusui, ukuran payudara bisa berubah beberapa kali dalam sehari. Payudara biasanya terasa lebih penuh saat ASI sedang banyak, lalu kembali mengecil setelah menyusui atau pumping. Perubahan ini membuat payudara menjadi lebih sensitif sehingga membutuhkan bra yang mampu menopang dengan nyaman tanpa memberikan tekanan berlebihan.
Penelitian yang dipublikasikan dalam Journal of Anatomy menunjukkan bahwa selama menyusui terjadi perubahan pada jaringan payudara akibat meningkatnya aktivitas kelenjar dan saluran ASI. Oleh karena itu, penggunaan bra yang terlalu sempit atau tidak sesuai ukuran dapat menyebabkan rasa tidak nyaman pada payudara (Ramsay et al., 2005).
Bra menyusui memang dirancang khusus untuk mengikuti perubahan tersebut. Selain lebih nyaman digunakan, desainnya juga memudahkan Mommy menyusui Si Kecil tanpa perlu melepas seluruh bra.
Agar aktivitas menyusui terasa lebih praktis dan nyaman, berikut beberapa hal yang sebaiknya Mommy perhatikan saat memilih bra menyusui.
Salah satu ciri utama bra menyusui adalah adanya bukaan pada bagian cup yang dapat dibuka hanya dengan satu tangan.
Fitur ini sangat membantu karena Mommy tetap bisa menopang Si Kecil dengan satu tangan, sementara tangan lainnya membuka bra saat menyusui.
Model drop-down cup atau snap-down clip termasuk pilihan yang paling praktis untuk digunakan setiap hari.
Selama menyusui, kulit payudara biasanya menjadi lebih sensitif. Karena itu, pilih bra yang menggunakan bahan lembut dan breathable, seperti:
Bahan-bahan tersebut membantu menyerap keringat, mengurangi gesekan pada kulit, serta membuat Mommy tetap nyaman meski bra dipakai dalam waktu yang lama.
Saat cup dibuka, usahakan area puting dan areola dapat terlihat dengan jelas.
Bukaan yang cukup lebar akan memudahkan Si Kecil melakukan pelekatan (latch on) tanpa terganggu lipatan kain bra. Dengan begitu, proses menyusui menjadi lebih nyaman, baik untuk Mommy maupun Si Kecil.

Sebagian Mommy mungkin terbiasa memakai bra berkawat karena terasa lebih menopang bentuk payudara. Namun selama masa menyusui, penggunaan bra berkawat sebaiknya dihindari atau dibatasi.
Pasalnya, ukuran payudara bisa berubah beberapa kali dalam sehari, terutama saat ASI sedang penuh. Jika kawat bra terus memberikan tekanan pada bagian bawah payudara, tekanan tersebut berisiko menghambat aliran ASI.
Menurut American Family Physician, tekanan dari pakaian atau bra yang terlalu ketat dapat meningkatkan risiko:
Sebagai alternatif, Mommy dapat memilih bra menyusui tanpa kawat (wire-free) yang memiliki penyangga elastis di bagian bawah. Jenis bra ini tetap mampu menopang payudara dengan baik tanpa memberikan tekanan berlebihan pada saluran ASI.
Banyak calon Mommy bertanya kapan waktu yang paling tepat untuk mulai membeli bra menyusui.
Umumnya, bra menyusui mulai dipersiapkan saat memasuki trimester ketiga kehamilan, sekitar usia kehamilan 32-36 minggu. Pada periode ini, ukuran payudara biasanya sudah mendekati ukuran saat ASI mulai diproduksi sehingga lebih mudah menentukan ukuran bra yang sesuai.
Agar tidak salah memilih, Mommy bisa mengikuti beberapa tips berikut:
Dengan persiapan sejak masa kehamilan, Mommy tidak perlu terburu-buru membeli perlengkapan menyusui setelah Si Kecil lahir.
Memilih bra menyusui yang nyaman memang menjadi salah satu persiapan penting sebelum Si Kecil lahir. Namun, agar perjalanan mengASIhi berjalan lebih lancar, ada beberapa hal lain yang juga perlu dipersiapkan sejak masa kehamilan.
Misalnya, Mommy dapat mulai mempelajari cara merawat payudara, memahami teknik pelekatan (latch on) yang benar, hingga mengenali berbagai tantangan menyusui yang mungkin muncul setelah persalinan. Persiapan sejak dini dapat membantu Mommy merasa lebih percaya diri saat mulai mengASIhi nanti.
Selain itu, jangan mudah percaya pada berbagai mitos seputar menyusui yang belum terbukti kebenarannya. Jika Mommy memiliki pertanyaan atau mengalami kendala selama menyusui, jangan ragu untuk berkonsultasi dengan tenaga kesehatan atau konselor menyusui agar mendapatkan informasi yang tepat sesuai kondisi Mommy dan Si Kecil.
Bra yang nyaman memang dapat membuat proses menyusui terasa lebih praktis. Namun, kelancaran produksi ASI juga dipengaruhi oleh kondisi tubuh dan asupan nutrisi Mommy setiap hari.
Pastikan kebutuhan cairan, energi, protein, vitamin, dan mineral tetap terpenuhi agar tubuh memiliki cukup nutrisi untuk memproduksi ASI sekaligus menjaga kesehatan Mommy selama masa menyusui.
Jika Mommy sedang mencari camilan bernutrisi yang praktis untuk mendukung kebutuhan gizi selama mengASIhi, yuk lanjutkan membaca artikel “Solusi ASI Lancar untuk Ibu yang Sibuk dengan Camilan Nutrisi Tinggi”. Di sana, Mommy bisa menemukan berbagai pilihan camilan sehat yang dapat membantu memenuhi kebutuhan nutrisi harian sekaligus mendukung produksi ASI.
Punya pengalaman soal kehamilan dan menyusui? Yuk share di sini — komentar Mommy bisa jadi inspirasi buat sesama! 💚
Mommin merupakan bagian dari tim edukasi Mom Uung yang berkomitmen mendampingi para ibu menyusui di berbagai daerah di Indonesia. Mengusung peran sebagai Sahabat Pejuang ASI, Momin menyajikan edukasi laktasi yang berbasis fakta, disampaikan dengan bahasa yang hangat, empatik, dan mudah dipahami. Konten yang dibagikan mencakup topik seputar menyusui, asupan gizi ibu dan bayi, hingga menjaga keseimbangan kesehatan fisik serta mental selama masa laktasi. Setiap artikel lahir dari kisah dan pengalaman nyata para ibu Indonesia dalam memberikan ASI terbaik untuk buah hati mereka.