Puting Datar Tetap Bisa Nenen! Ini Cara agar Bayi Mudah Menyusu
“Kata siapa puting datar nggak bisa nenen?”
Kalau Mommy memiliki puting datar (flat nipple), jangan langsung berkecil hati, ya. Faktanya, apa pun bentuk puting Mommy, peluang untuk menyusui tetap sama besarnya.
Mengapa begitu?
Karena saat menyusu, bayi sebenarnya tidak hanya mengisap puting, tetapi juga sebagian besar area areola (bagian gelap di sekitar puting). Itulah mengapa keberhasilan menyusui lebih ditentukan oleh pelekatan (latch) yang baik, bukan oleh bentuk puting.
Memang, pada awal-awal menyusui, bayi mungkin membutuhkan waktu lebih lama untuk belajar melekat jika puting Mommy datar. Namun, dengan teknik yang tepat dan latihan yang konsisten, sebagian besar bayi tetap bisa menyusu langsung dari payudara.
Kalau Mommy mengalami kondisi ini, jangan khawatir. Yuk, coba beberapa tips berikut!
DAFTAR ISI
1. Tenangkan Diri dan Tetap Percaya Diri
Langkah pertama justru bukan soal puting, melainkan soal kesiapan Mommy.
Yakinlah bahwa puting datar bukan penghalang untuk menyusui. Saat Mommy merasa lebih tenang dan percaya diri, tubuh akan lebih mudah melepaskan hormon oksitosin yang berperan dalam memicu let-down reflex (LDR), sehingga ASI lebih mudah mengalir.
Sebaliknya, rasa cemas yang berlebihan justru dapat membuat proses menyusui terasa lebih menantang.
Baca Juga:
2. Bantu Puting Lebih Menonjol Sebelum Menyusui
Sebelum Si Kecil mulai menyusu, Mommy dapat membantu puting lebih menonjol sementara dengan menggunakan:
- nipple puller, atau
- breast pump selama sekitar 1-2 menit.
Jika menggunakan nipple puller, lakukan dengan gerakan tekan-lepas secara perlahan dan berulang, bukan hanya sekali menarik.
Perlu diingat, cara ini bukan untuk mengubah bentuk puting secara permanen, tetapi membantu bayi lebih mudah mendapatkan pelekatan saat mulai menyusu.
Tips: Bila payudara juga terasa penuh atau bengkak, Mommy bisa mengawalinya dengan pijat limfatik payudara untuk membantu mengurangi pembengkakan di sekitar areola. Setelah jaringan payudara terasa lebih lunak, bayi biasanya akan lebih mudah melekat. Mommy bisa mempelajari langkah-langkahnya pada artikel “3 Langkah Pijat Limfatik Payudara agar ASI Lancar Saat Bengkak.”
3. Pastikan Posisi dan Pelekatan Sudah Tepat
Meski puting sudah tampak lebih menonjol, proses menyusui tetap kurang optimal jika pelekatan bayi belum benar.
Pastikan:
- Mulut bayi terbuka lebar.
- Sebagian besar areola masuk ke dalam mulut bayi.
- Dagu bayi menempel pada payudara.
- Mommy tidak merasakan nyeri berlebihan saat bayi menyusu.
4. Terus Berlatih
Menyusui adalah proses belajar, baik untuk Mommy maupun Si Kecil.
Semakin sering bayi menyusu langsung, biasanya ia akan semakin mahir mendapatkan pelekatan yang baik. Jadi, jangan mudah menyerah ya, Mommy. Dengan latihan yang konsisten dan sedikit kesabaran, bayi akan semakin terbiasa dan proses menyusui pun akan terasa lebih nyaman.
Semoga tips ini bisa membantu Mommy yang memiliki puting datar menjadi lebih percaya diri dan semakin semangat memberikan ASI untuk Si Kecil.




Komentar
Punya pengalaman soal kehamilan dan menyusui? Yuk share di sini — komentar Mommy bisa jadi inspirasi buat sesama! 💚
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama!