
Momuung.com – Saat hamil anak pertama, banyak Mommy fokus menyiapkan perlengkapan bayi mulai dari stroller, baju, hingga perlengkapan mandi. Namun, tidak sedikit yang mengaku baru menyadari pentingnya memilih pompa ASI yang tepat setelah bayi lahir.
Ada yang merasa hisapan pompa terlalu sakit, hasil pumping kurang maksimal, baterai cepat habis, hingga akhirnya harus membeli pompa baru beberapa bulan kemudian.
Pengalaman inilah yang menjadi salah satu topik hangat dalam acara Rise & Pump: Morning Pumping Yoga Session yang diselenggarakan Mom Uung di Rustic Market Graha Natura, Surabaya.
Sebanyak 50 ibu menyusui berkumpul untuk mengikuti sesi yoga sambil pumping, edukasi bersama konselor laktasi, dan mencoba langsung teknologi terbaru dari Mom Uung M2 Pro Portable Electric Breast Pump.
Mengusung tema “Pump & Feel The Rhythm”, acara ini mengajak para Mommy memahami bahwa pengalaman pumping yang nyaman tidak hanya ditentukan oleh seberapa sering memompa, tetapi juga oleh teknologi yang digunakan setiap hari.
Ketika mendengar konsep yoga sambil pumping, sebagian peserta awalnya mengaku penasaran sekaligus ragu.
Namun setelah mencoba langsung, banyak yang justru merasakan pengalaman pumping yang berbeda.
Melalui gerakan yoga ringan yang dirancang khusus untuk ibu menyusui, peserta diajak untuk:
Bagi ibu menyusui, kondisi tubuh dan pikiran yang rileks memang memiliki peran penting. Saat Mommy merasa lebih tenang, refleks pengeluaran ASI (let-down reflex) juga dapat bekerja lebih optimal sehingga sesi pumping terasa lebih nyaman.
Selain sesi yoga, para peserta juga mengikuti talkshow edukasi bersama konselor laktasi.
Salah satu pembahasan yang paling menarik perhatian adalah alasan mengapa hasil pumping setiap ibu bisa berbeda-beda.
Banyak Mommy sering berpikir bahwa ASI mereka sedikit ketika hasil pumping tidak sesuai harapan. Padahal, penyebabnya bisa jauh lebih kompleks.
Beberapa faktor yang turut memengaruhi hasil pumping antara lain:
Karena itu, memilih pompa ASI tidak seharusnya hanya berdasarkan harga atau promo semata.
Salah satu hal yang paling sering muncul selama sesi diskusi adalah pengalaman para Mommy saat memiliki anak pertama.
Banyak peserta mengaku dulu membeli pompa ASI karena pertimbangan harga yang lebih murah. Namun setelah digunakan dalam jangka panjang, mereka baru menyadari bahwa kenyamanan pumping sangat dipengaruhi oleh kualitas teknologi di dalamnya.
Beberapa keluhan yang sering mereka alami antara lain:
Karena pengalaman tersebut, banyak Mommy kini lebih berhati-hati saat memilih pompa ASI untuk anak berikutnya.
Melalui peluncuran Mom Uung M2 Pro, Mom Uung ingin memperkenalkan cara pandang baru bahwa memilih pompa ASI bukan sekadar mencari harga termurah, tetapi mencari teknologi yang benar-benar mendukung perjalanan menyusui.
Dalam acara ini, peserta berkesempatan mencoba langsung berbagai fitur unggulan M2 Pro.
Salah satu fitur yang paling menarik perhatian adalah SmartCycle™ Technology.
Teknologi ini dirancang untuk membantu proses pumping menjadi lebih efisien dengan pola hisapan yang lebih teratur dan nyaman.
Keunggulannya antara lain:
Bagi ibu menyusui yang memiliki jadwal padat, efisiensi waktu tentu menjadi nilai tambah yang penting.
Tidak semua breast pump bekerja dengan pola hisapan yang sama.
M2 Pro dirancang dengan pola hisapan yang menyerupai ritme alami bayi saat menyusu sehingga Mommy dapat merasakan pengalaman pumping yang lebih nyaman dan natural.
Salah satu fitur yang paling disukai peserta adalah kemampuan pengisian daya yang cepat.
Dengan waktu pengisian hanya sekitar 55 menit, M2 Pro dapat digunakan hingga sekitar 240 menit pumping atau setara kurang lebih 8 sesi pumping dalam sehari.
Artinya, Mommy tidak perlu terlalu sering mengisi daya di tengah aktivitas.
Hal lain yang cukup mengejutkan banyak peserta adalah kombinasi fitur yang ditawarkan.
M2 Pro hadir dengan berbagai fitur yang umumnya ditemukan pada pompa ASI dengan harga jutaan rupiah, seperti:
Namun seluruh fitur tersebut bisa didapatkan dengan harga di bawah Rp1 juta.
Inilah yang membuat banyak peserta menilai bahwa memilih breast pump seharusnya tidak lagi hanya berdasarkan harga, tetapi berdasarkan teknologi dan pengalaman yang ditawarkan.
Acara Rise & Pump: Morning Pumping Yoga Session bukan hanya menjadi ajang berkumpulnya para ibu menyusui, tetapi juga ruang belajar bersama tentang pentingnya mempersiapkan perjalanan menyusui sejak awal.
Karena pada akhirnya, pumping bukan hanya soal mengeluarkan ASI. Pumping adalah aktivitas yang akan dilakukan berulang kali selama berbulan-bulan, bahkan bertahun-tahun.
Itulah mengapa memilih breast pump yang tepat sejak awal bisa menjadi investasi kenyamanan yang sangat berarti bagi Mommy.
Sesuai pesan yang dibawa dalam kampanye #PumpEmptyBetter, teknologi yang lebih cerdas diharapkan dapat membantu Mommy menjalani perjalanan menyusui dengan lebih nyaman, lebih efisien, dan lebih optimal.
Punya pengalaman soal kehamilan dan menyusui? Yuk share di sini — komentar Mommy bisa jadi inspirasi buat sesama! 💚
Mommin merupakan bagian dari tim edukasi Mom Uung yang berkomitmen mendampingi para ibu menyusui di berbagai daerah di Indonesia. Mengusung peran sebagai Sahabat Pejuang ASI, Momin menyajikan edukasi laktasi yang berbasis fakta, disampaikan dengan bahasa yang hangat, empatik, dan mudah dipahami. Konten yang dibagikan mencakup topik seputar menyusui, asupan gizi ibu dan bayi, hingga menjaga keseimbangan kesehatan fisik serta mental selama masa laktasi. Setiap artikel lahir dari kisah dan pengalaman nyata para ibu Indonesia dalam memberikan ASI terbaik untuk buah hati mereka.