
Momuung.com – Menjelang HPL, rasanya pengin semua kebutuhan Si Kecil sudah siap, ya, Mom. Mulai dari baju mungil, popok, perlengkapan mandi, sampai kebutuhan menyusui.
Tapi, Mommy tidak perlu membeli semuanya sekaligus. Beberapa perlengkapan memang penting sejak hari pertama, sementara sebagian lainnya bisa dibeli nanti sesuai kebutuhan.
Supaya tidak bingung, yuk siapkan Daftar perlengkapan bayi baru lahir yang benar-benar berguna untuk hari-hari pertama Si Kecil, mulai dari pakaian, popok, perlengkapan tidur, mandi, hingga kebutuhan menyusui.
Newborn biasanya membutuhkan pakaian yang nyaman, mudah dikenakan, dan tidak terlalu banyak aksesori. Pilih bahan yang lembut, ringan, dan sesuai dengan kondisi cuaca di rumah.
Untuk stok awal, Mommy bisa menyiapkan:
Tidak perlu membeli terlalu banyak pakaian ukuran newborn karena Si Kecil bisa tumbuh cukup cepat. Lebih praktis jika Mommy memiliki beberapa ukuran berbeda sebagai cadangan.
Pilih pakaian dengan kancing atau bukaan yang memudahkan saat mengganti popok dan hindari aksesori kecil yang mudah terlepas.
Newborn biasanya cukup sering buang air kecil dan besar, sehingga popok termasuk perlengkapan yang paling sering digunakan setiap hari.
Mommy bisa memilih popok kain atau popok sekali pakai sesuai kebutuhan dan preferensi keluarga. Yang lebih penting adalah memastikan popok tetap bersih, nyaman, dan segera diganti ketika sudah basah atau kotor.
Selain popok, siapkan juga:
Tidak perlu langsung membeli stok popok dalam jumlah sangat banyak. Siapkan secukupnya terlebih dahulu agar Mommy bisa melihat jenis dan ukuran yang paling cocok untuk kulit Si Kecil.
Perlengkapan tidur perlu mendapat perhatian khusus karena bayi menghabiskan banyak waktu untuk tidur.
Pilihan yang bisa disiapkan antara lain:
Yang paling penting bukan desain tempat tidurnya, tetapi permukaan tidurnya harus datar, kokoh, dan tidak miring, dengan sprei yang terpasang pas. AAP merekomendasikan bayi tidur telentang pada permukaan tidur yang kokoh, datar, dan tidak miring. Bayi juga sebaiknya tidur di kamar yang sama dengan orang tua, tetapi pada permukaan tidur yang terpisah, terutama setidaknya selama 6 bulan pertama.
Hindari memasukkan benda-benda berikut ke area tidur bayi:
Benda-benda tersebut dapat meningkatkan risiko bayi terjebak, tercekik, atau mengalami kesulitan bernapas.
Kalau Mommy khawatir Si Kecil kedinginan, gunakan pakaian tidur yang sesuai suhu ruangan atau wearable blanket yang memang dirancang untuk bayi, bukan menambahkan selimut longgar ke dalam tempat tidurnya.
Newborn tidak membutuhkan terlalu banyak produk mandi. Justru, semakin sederhana biasanya semakin mudah untuk Mommy menyesuaikannya dengan kondisi kulit Si Kecil.
Siapkan:
Untuk produk perawatan kulit, pilih yang lembut dan sesuai kebutuhan kulit bayi. Mommy tidak perlu membeli banyak produk sekaligus sebelum mengetahui bagaimana respons kulit Si Kecil.
Dan satu hal penting, jangan pernah meninggalkan bayi sendirian di bak mandi meskipun hanya sebentar.
Newborn biasanya cukup sering ingin digendong karena merasa lebih nyaman saat berada dekat dengan Mommy atau Papa. Karena itu, perlengkapan gendong bisa menjadi salah satu barang yang dipersiapkan sejak sebelum Si Kecil lahir.
Mommy bisa memilih salah satu perlengkapan yang sesuai kebutuhan, seperti kain gendong, baby carrier, atau selendang berbahan lembut. Tidak perlu langsung membeli banyak jenis. Pilih yang mudah digunakan dan bisa menopang tubuh newborn dengan baik.
Saat memilih baby carrier, pastikan desainnya memang sesuai untuk newborn dan mendukung posisi tubuh bayi dengan baik. Perhatikan juga beberapa hal berikut:
Selain memilih perlengkapan yang tepat, cara menggendong juga penting agar Si Kecil tetap nyaman, terutama ketika bayi sedang mengantuk atau mudah rewel. Mommy bisa membaca Cara Menggendong Bayi agar Tidak Rewel dan Tidur Nyenyak untuk mengetahui posisi dan tips menggendong yang bisa dicoba di rumah.
Untuk penggunaan baby carrier, selalu ikuti petunjuk produk dan sesuaikan dengan usia serta berat badan Si Kecil. Kalau bayi masih sangat kecil, pastikan posisi dan dukungan tubuhnya benar-benar sesuai sebelum mulai beraktivitas sambil menggendong.
Nah, karena perjalanan menyusui dimulai sejak Si Kecil lahir, perlengkapan menyusui juga layak masuk dalam daftar persiapan Mommy.
Untuk kebutuhan awal, Mommy bisa menyiapkan:
AAP merekomendasikan pemberian ASI dan menyebut pemberian ASI sebagai salah satu faktor yang berkaitan dengan penurunan risiko SIDS. Pemberian ASI dapat dilakukan secara langsung maupun menggunakan ASI perah sesuai kondisi Mommy dan Si Kecil.
Kalau Mommy berencana rutin pumping, memilih pompa ASI sejak sebelum melahirkan bisa membantu Mommy lebih siap, terutama ketika nantinya kembali bekerja, perlu bepergian, atau ingin memerah ASI secara berkala.
Salah satu pilihan dari Mom Uung adalah M2 Pro Portable Electric Breast Pump with SmartCycle™ Technology.
M2 Pro dirancang dengan teknologi SmartCycle™ yang menggabungkan stimulasi area areola dengan distribusi tekanan yang lebih merata. Desainnya juga menggunakan 100% medical-grade silicone pada bagian yang bersentuhan dengan payudara.

Beberapa fitur M2 Pro yang dapat mendukung rutinitas pumping Mommy antara lain:
Tetap ingat, ya, Mom. Pompa ASI adalah alat untuk membantu proses pemerahan ASI, bukan penentu tunggal banyak atau sedikitnya produksi ASI. Frekuensi pengeluaran ASI, teknik pumping, ukuran flange, kondisi kesehatan, dan proses menyusui secara keseluruhan juga perlu diperhatikan.
Kalau Mommy berencana memberikan ASIP, siapkan perlengkapan penyimpanan sesuai kebutuhan.
Beberapa barang yang bisa dipertimbangkan:
Tidak perlu langsung membeli dalam jumlah banyak. Mommy bisa menyesuaikan persediaan setelah mengetahui seberapa sering pumping dilakukan.
Kulit newborn masih sensitif sehingga Mommy dapat memilih produk pencuci yang sesuai untuk pakaian dan perlengkapan Si Kecil.
Yang bisa disiapkan:
Pastikan pakaian dan kain bayi dicuci bersih dan benar-benar kering sebelum digunakan.
Untuk perlengkapan menyusui, gunakan metode pembersihan sesuai petunjuk produk agar bagian-bagian pompa dan wadah ASIP tetap higienis.
Stroller tidak wajib langsung dibeli sebelum bayi lahir, tetapi bisa dipersiapkan jika keluarga memang sering bepergian.
Saat memilih stroller, perhatikan:
Jika Si Kecil tertidur di stroller, jangan menjadikan stroller sebagai tempat tidur rutin. Untuk tidur, bayi sebaiknya dipindahkan ke permukaan yang datar, kokoh, dan aman sesegera mungkin.
Tas bayi akan sangat membantu ketika Mommy mulai bepergian bersama Si Kecil.
Tidak perlu terlalu besar. Pilih tas dengan beberapa kompartemen agar barang mudah ditemukan.
Isi yang bisa dibawa antara lain:
Mommy juga bisa menyiapkan beberapa perlengkapan dasar untuk memantau kondisi Si Kecil di rumah.
Misalnya:
Untuk obat-obatan bayi, jangan membeli atau memberikan obat tanpa arahan dokter. Termasuk obat demam, obat tetes mata, atau obat lainnya.
Begitu juga dengan alat seperti cotton bud. Jangan memasukkannya ke dalam saluran telinga bayi karena dapat melukai telinga atau mendorong kotoran semakin dalam.
Newborn belum membutuhkan banyak mainan. Pada minggu-minggu awal, wajah Mommy dan Papa, suara, sentuhan, dan interaksi sederhana justru sudah menjadi bagian penting dari pengalaman belajar Si Kecil.
Kalau ingin menyiapkan mainan, pilih benda yang:
Untuk area tidur, jangan letakkan mainan, boneka, atau benda lembut lainnya di dalam crib. Area tidur bayi sebaiknya tetap kosong selain kasur yang sesuai dan sprei yang terpasang pas.
Supaya Mommy tidak kalap belanja, coba bagi perlengkapan berdasarkan prioritas.
Tidak semua barang harus tersedia sejak hari pertama. Stroller, mainan dalam jumlah banyak, berbagai produk perawatan kulit, dan perlengkapan tambahan lainnya bisa dibeli setelah Mommy mengetahui kebutuhan Si Kecil.
Dengan begitu, Mommy bisa lebih hemat sekaligus menghindari membeli barang yang ternyata jarang digunakan.
Sebelum masuk rumah sakit, coba cek lagi apakah kebutuhan dasar Si Kecil sudah siap:
☐ Baju dan pakaian tidur
☐ Popok
☐ Perlengkapan ganti popok
☐ Tempat tidur yang aman
☐ Sprei yang sesuai
☐ Handuk dan perlengkapan mandi
☐ Kain atau perlengkapan gendong
☐ Perlengkapan menyusui
☐ Pompa ASI dan perlengkapannya jika diperlukan
☐ Wadah atau kantong ASIP jika diperlukan
☐ Termometer
☐ Tas bayi
☐ Perlengkapan Mommy untuk menyusui dan postpartum
Menyiapkan perlengkapan bayi baru lahir memang menyenangkan, tetapi Mommy tidak harus membeli semua barang yang terlihat lucu atau sedang trending.
Prioritaskan kebutuhan dasar Si Kecil terlebih dahulu, terutama pakaian, popok, tempat tidur yang aman, perlengkapan kebersihan, dan kebutuhan menyusui.
Untuk Mommy yang berencana memberikan ASI dan membutuhkan pompa untuk mendukung rutinitas pumping, M2 Pro Portable Electric Breast Pump with SmartCycle™ Technology bisa menjadi salah satu perlengkapan yang dipertimbangkan sejak masa persiapan menyusui.
Yang paling penting, persiapan menyambut newborn bukan tentang seberapa banyak barang yang Mommy punya. Yang penting adalah Si Kecil punya tempat yang aman, kebutuhan dasarnya terpenuhi, dan Mommy punya support system untuk menjalani hari-hari pertama bersama bayi.
Jadi, tidak perlu buru-buru membeli semuanya, ya, Mom. Buat checklist, prioritaskan yang memang dibutuhkan, dan siapkan sedikit demi sedikit sampai mendekati HPL.

Punya pengalaman soal kehamilan dan menyusui? Yuk share di sini — komentar Mommy bisa jadi inspirasi buat sesama! 💚
Mommin merupakan bagian dari tim edukasi Mom Uung yang berkomitmen mendampingi para ibu menyusui di berbagai daerah di Indonesia. Mengusung peran sebagai Sahabat Pejuang ASI, Momin menyajikan edukasi laktasi yang berbasis fakta, disampaikan dengan bahasa yang hangat, empatik, dan mudah dipahami. Konten yang dibagikan mencakup topik seputar menyusui, asupan gizi ibu dan bayi, hingga menjaga keseimbangan kesehatan fisik serta mental selama masa laktasi. Setiap artikel lahir dari kisah dan pengalaman nyata para ibu Indonesia dalam memberikan ASI terbaik untuk buah hati mereka.