
Momuung.com – Menyusui ternyata tidak hanya membantu memenuhi kebutuhan gizi si Kecil, tetapi juga mendukung kualitas tidurnya, lho, Mommy. Sebuah penelitian terbaru menemukan bahwa bayi yang mendapatkan ASI, terutama ASI eksklusif selama enam bulan pertama, cenderung memiliki durasi tidur yang lebih cukup saat berusia satu tahun dibandingkan bayi yang hanya mengonsumsi susu formula.
Hal ini sejalan dengan anjuran Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) yang merekomendasikan ASI eksklusif selama enam bulan pertama kehidupan. Selain melindungi bayi dari berbagai infeksi, ASI juga berperan penting dalam mendukung tumbuh kembangnya secara optimal.
Masih banyak yang percaya bahwa bayi yang disusui akan lebih sering terbangun karena ASI lebih cepat dicerna. Namun, penelitian menunjukkan bahwa anggapan tersebut tidak sepenuhnya benar. Justru, bayi yang mendapatkan ASI memiliki peluang lebih besar untuk memperoleh waktu tidur yang cukup. Padahal, tidur yang berkualitas sangat penting bagi pertumbuhan, perkembangan otak, dan kesehatan si kecil. Kurang tidur sejak bayi diketahui dapat meningkatkan risiko obesitas, gangguan perilaku, hingga menurunnya kemampuan kognitif di kemudian hari.
Untuk menjawab anggapan bahwa bayi yang minum ASI tidur lebih sedikit, tim peneliti dari University of Toyama, Jepang, menganalisis data dari lebih dari 82 ribu pasangan ibu dan bayi dalam Japan Environment and Children’s Study (JECS). Penelitian yang dipublikasikan pada 31 Maret 2026 di European Journal of Clinical Nutrition ini meneliti hubungan antara pola pemberian ASI selama enam bulan pertama kehidupan dengan kualitas tidur bayi saat berusia satu tahun.
Menurut pedoman U.S. National Sleep Foundation, bayi usia satu tahun yang tidur kurang dari 11 jam per hari tergolong mengalami kurang tidur. Hasil penelitian menunjukkan bahwa risiko kurang tidur paling tinggi ditemukan pada bayi yang hanya mengonsumsi susu formula, yaitu sebesar 12,2%. Risiko tersebut menurun pada bayi yang mendapat ASI kurang dari enam bulan (10,2%), ASI disertai susu formula selama enam bulan (9,7%), dan paling rendah pada bayi yang memperoleh ASI eksklusif selama enam bulan penuh, yaitu 8,8%.
Setelah memperhitungkan berbagai faktor lain, para peneliti menemukan bahwa bayi yang mendapatkan ASI eksklusif memiliki risiko 23% lebih rendah mengalami durasi tidur yang kurang pada usia satu tahun dibandingkan bayi yang hanya minum susu formula. Temuan ini menjadi kabar baik bagi Mommy karena semakin lama si kecil mendapatkan ASI, semakin besar pula peluangnya untuk memiliki pola tidur yang sehat dan cukup.
ASI bukan hanya sumber nutrisi terbaik bagi si kecil, tetapi juga membantu membentuk pola tidur yang sehat. Para peneliti menemukan beberapa alasan yang mendukung hal ini:
Jadi, Mommy tidak perlu khawatir bahwa menyusui akan membuat bayi sulit tidur. Sebaliknya, ASI justru membantu si kecil beristirahat dengan lebih baik sekaligus mendukung tumbuh kembangnya. Agar perjalanan menyusui semakin nyaman dan aman, Mommy juga bisa membaca artikel Daftar Vaksin yang Aman untuk Ibu Menyusui untuk mengetahui imunisasi apa saja yang direkomendasikan selama masa mengASIhi.
Punya pengalaman soal kehamilan dan menyusui? Yuk share di sini — komentar Mommy bisa jadi inspirasi buat sesama! 💚
Mommin merupakan bagian dari tim edukasi Mom Uung yang berkomitmen mendampingi para ibu menyusui di berbagai daerah di Indonesia. Mengusung peran sebagai Sahabat Pejuang ASI, Momin menyajikan edukasi laktasi yang berbasis fakta, disampaikan dengan bahasa yang hangat, empatik, dan mudah dipahami. Konten yang dibagikan mencakup topik seputar menyusui, asupan gizi ibu dan bayi, hingga menjaga keseimbangan kesehatan fisik serta mental selama masa laktasi. Setiap artikel lahir dari kisah dan pengalaman nyata para ibu Indonesia dalam memberikan ASI terbaik untuk buah hati mereka.