Menyusui
Ditulis oleh:
Elsa Yuni KartikaElsa Yuni Kartika

Manfaat Selenium untuk Ibu Menyusui, Imun Tubuh & Tumbuh Kembang Bayi

Mommin
Mommin
7 Juni 2026·7 min baca
0
Manfaat Selenium untuk Ibu Menyusui, Imun Tubuh & Tumbuh Kembang Bayi

Halo Mommy, selama menyusui biasanya kita lebih fokus memenuhi protein, kalsium, atau zat besi. Padahal, ada juga mineral penting bernama selenium yang punya peran besar untuk membantu menjaga daya tahan tubuh Mommy sekaligus mendukung kualitas ASI untuk si Kecil, lho.

Meski dibutuhkan dalam jumlah kecil, selenium tetap penting dipenuhi selama fase menyusui karena kebutuhan nutrisi tubuh Mommy ikut meningkat setiap harinya.

Nah Mom, sebenarnya apa manfaat selenium untuk ibu menyusui dan makanan apa saja yang menjadi sumber selenium alami? Yuk, baca penjelasan lengkapnya di artikel inI!

DAFTAR ISI

Apa Itu Selenium dan Kenapa Penting untuk Ibu Menyusui?

Selenium adalah salah satu mineral penting yang dibutuhkan tubuh dalam jumlah kecil, tapi manfaatnya besar banget untuk kesehatan Mommy dan si Kecil, lho. Mineral ini membantu tubuh membentuk selenoprotein, yaitu protein yang berperan menjaga sel tubuh tetap sehat, membantu daya tahan tubuh bekerja lebih optimal, dan melindungi tubuh dari kerusakan akibat radikal bebas.

Selama menyusui, kebutuhan nutrisi Mommy juga ikut meningkat karena sebagian nutrisi dari makanan akan disalurkan ke si Kecil lewat ASI. Karena itu, asupan selenium yang cukup penting untuk membantu menjaga kualitas ASI, mendukung sistem imun, Mommy, serta membantu proses tumbuh kembang dan perkembangan otak bayi sejak dini.

6 Manfaat Hebat Selenium untuk Tubuh Mommy Menyusui

Ketika selenium masuk ke dalam tubuh Mommy dalam jumlah yang cukup, ada banyak kebaikan yang langsung bekerja di dalam organ tubuh Mommy:

1. Membantu Menjaga Daya Tahan Tubuh Mommy

Selama menyusui, tubuh Mommy sering bekerja ekstra karena kurang tidur, aktivitas meningkat, dan kebutuhan nutrisi juga bertambah. Selenium membantu mendukung sistem imun tubuh agar tetap bekerja optimal dalam melawan infeksi dan menjaga tubuh tidak mudah sakit.

Asupan selenium yang cukup juga membantu tubuh melindungi sel-sel dari kerusakan sehingga Mommy bisa tetap fit dan lebih kuat menjalani aktivitas sehari-hari selama mengASIhi.

2. Membantu Melindungi Tubuh dari Radikal Bebas

Paparan polusi, asap rokok, stres, dan kurang istirahat bisa meningkatkan radikal bebas di dalam tubuh. Jika jumlahnya berlebihan, kondisi ini dapat memicu kerusakan sel dan membuat tubuh lebih mudah lelah.

Selenium bekerja sebagai antioksidan yang mmebantu melindungi sel tubuh dari kerusakan akibat radikal bebas dan membantu menjaga kesehatan tubuh secara menyeluruh.

3. Mendukung Kesehatan Kelenjar Tiroid

Kelenjar tiroid memiliki peran penting dalam mengatur energi, metabolisme, dan keseimbangan hormon tubuh. Selenium menjadi salah satu mineral yang dibutuhkan untuk membantu fungsi tiroid tetap berjalan dengan baik.

Saat fungsi tiroid terjaga, tubuh Mommy biasanya terasa lebih bertenaga dan metabolisme juga bekerja lebih optimal selama masa menyusui.

4. Membantu Menjaga Fokus dan Fungsi Otak

Setelah melahirkan, banyak Mommy merasa lebih mudah lupa atau sulit fokus karena perubahan hormon dan kurang tidur. Selenium diketahui membantu melindungi sel-sel otak dari stres oksidatif yang dapat memengaruhi fungsi kognitif dan daya ingat.

Karena itu, asupan selenium yang cukup juga membantu menjaga kesehatan otak dan membantu tubuh tetap berfungsi lebih optimal saat menjalani aktivitas sehari-hari.

5. Mendukung Kesehatan Pencernaan

Kesehatan pencernaan ternyata juga berpengaruh pada penyerapan nutrisi di dalam tubuh, Mom. Selenium membantu menjaga keseimbangan bakteri baik di usus sehingga proses penyerapan nutrisi dari makanan bisa berjalan lebih baik.

Saat sistem pencernaan sehat, tubuh Mommy biasanya juga terasa lebih nyaman dan kebutuhan nutrisi selama menyusui lebih mudah terpenuhi.

6. Membantu Mendukung Pemulihan Tubuh Setelah Melahirkan

Tubuh Mommy membutuhkan waktu untuk pulih setelah proses persalinan. Selenium membantu melindungi sel tubuh dan mendukung proses pemulihan jaringan setelah melahirkan karena perannya sebagai antioksidan alami.

Selain itu, nutrisi yang cukup juga membantu tubuh Mommy tetap siap memproduksi ASI secara optimal selama masa menyusui.

Kebutuhan Selenium Busui per Hari, Berapa yang Dianjurkan?

Saat menyusui, kebutuhan nutrisi Mommy memang meningkat karena sebagian zat gizi yang masuk ke tubuh juga akan disalurkan ke si Kecil lewat ASI, termasuk selenium. Mineral ini dibutuhkan untuk membantu menjaga daya tahan tubuh, mendukung fungsi tiroid, serta membantu perkembangan otak dan sistem imun bayi sejak dini.

Supaya kebutuhan harian tetap tercukupi, berikut panduan asupan selenium yang direkomendasikan berdasarkan usia dan kondisi tubuh:

  • Remaja & dewasa usia 14 tahun ke atas: sekitar 55 mcg per hari
  • Ibu hamil: sekitar 60 mcg per hari
  • Ibu menyusui (busui): sekitar 70 mcg per hari

Kebutuhan busui menjadi paling tinggi karena selenium ikut keluar bersama ASI dan dibutuhkan si Kecil untuk mendukung proses tumbuh kembangnya. Karena itu, Mommy dianjurkan tetap menjaga pola makan bergizi seimbang agar kualitas nutrisi ASI tetap optimal untuk bayi.

Kebutuhan selenium busui

Daftar Sumber Makanan Kaya Selenium Terbaik (Real Food)

Supaya kebutuhan selenium harian tetap tercukupi, Mommy sebenarnya bisa mendapatkannya dari berbagai makanan sehari-hari tanpa harus langsung bergantung pada suplemen. Para ahli juga lebih menyarankan pemenuhan selenium dari real food karena biasanya kandungan gizinya lebih seimbang dan mudah dikombinasikan dengan nutrisi penting lainnya.

Nah Mom, berikut beberapa sumber makanan kaya selenium yang bisa mulai dimasukkan ke menu harian:

1. Kacang Brazil (Brazil Nuts)

Kacang brazil termasuk salah satu sumber selenium paling tinggi. Dalam sekitar 6–8 butir kacang brazil, kandungan selenium bisa mencapai sekitar 544 mcg.

Karena jumlahnya cukup tinggi, Mommy tidak perlu mengonsumsinya terlalu banyak ya. Cukup beberapa butir saja sudah membantu memenuhi kebutuhan selenium harian tubuh.

2. Ikan Tuna

Ikan tuna, terutama tuna sirip kuning, juga menjadi sumber selenium yang sangat baik untuk busui.

Dalam 85 gram tuna, terkandung sekitar:

  • 92 mcg selenium

Selain selenium, tuna juga mengandung protein dan omega-3 yang baik untuk kesehatan tubuh Mommy selama menyusui.

3. Sarden

Sarden kalengan praktis dan tetap kaya nutrisi, termasuk selenium.

Dalam 85 gram sarden, terkandung sekitar:

  • 45 mcg selenium

Sarden juga mengandung kalsium dan vitamin D yang baik untuk membantu menjaga kesehatan tulang Mommy.

4. Udang

Seafood seperti udang juga bisa menjadi pilihan menu tinggi selenium yang lezat dan mudah diolah.

Dalam 85 gram udang, terkandung sekitar:

  • 40 mcg selenium

Selain itu, udang juga mengandung protein yang membantu menjaga energi tubuh selama menyusui.

5. Hati Sapi

Hati sapi termasuk salah satu sumber mineral yang cukup lengkap, termasuk selenium dan zat besi.

Dalam 85 gram hati sapi, terkandung sekitar:

  • 28 mcg selenium

Karena kandungan gizinya cukup tinggi, hati sapi bisa menjadi variasi menu yang baik jika dikonsumsi secukupnya.

6. Sumber Selenium Lainnya

Selain makanan di atas, selenium juga bisa ditemukan dalam beberapa bahan makanan lain seperti:

  • Telur
  • Daging ayam atau bebek
  • Ikan laut
  • Susu dan produk olahannya
  • Biji-bijian utuh
  • Gandum utuh

Supaya kebutuhan nutrisi Mommy lebih seimbang, usahakan mengombinasikan berbagai sumber makanan tersebut dalam menu harian ya, Mom. Selain membantu menjaga stamina dan daya tahan tubuh, asupan nutrisi yang cukup juga bisa membantu kualitas ASI tetap optimal untuk si Kecil.

Kesimpulan

Memenuhi kebutuhan nutrisi mikro seperti selenium bisa menjadi salah satu langkah sederhana untuk membantu menjaga kesehatan Mommy selama menyusui sekaligus mendukung kualitas ASI untuk si Kecil. Selama Mommy mengonsumsi makanan bergizi seimbang, cukup istirahat, dan menjaga kondisi tubuh tetap happy, proses menyusui biasanya akan terasa lebih nyaman dan optimal.

Namun, perjalanan menyusui juga tidak harus dijalani sendirian ya, Mom. Dukungan dari Papa di rumah ternyata punya peran besar untuk membantu Mommy merasa lebih tenang, tidak mudah stres, dan lebih semangat menjalani fase menyusui setiap hari. Saat Mommy merasa didukung secara emosional maupun fisik, hormon oksitosin yang membantu produksi ASI juga bisa bekerja lebih baik.

Nah Mom, supaya Papa juga makin paham bagaimana cara mendukung Mommy setelah melahirkan dan selama menyusui, yuk ajak pasangan baca artikel Ayah Wajib Tahu! 5 Dukungan Penting untuk Ibu Setelah Melahirkan. Dengan teamwork yang kompak di rumah, perjalanan merawat si Kecil pasti terasa lebih ringan dan menyenangkan.

Kira-kira, menu kaya selenium apa nih yang paling sering Mommy konsumsi di rumah? Yuk share cerita atau menu favorit Mommy di kolom komentar ya, Mom!

Sumber

Avery, J. C., & Hoffmann, P. R. (2018). Selenium, Selenoproteins, and Immunity. Nutrients, 10(9), 1203. https://doi.org/10.3390/nu10091203


FAQ Seputar Topik Ini

Apa manfaat selenium untuk ibu menyusui?

Selenium membantu menjaga daya tahan tubuh, mendukung fungsi tiroid, membantu melindungi sel tubuh dari radikal bebas, dan mendukung kualitas ASI untuk tumbuh kembang bayi.

Berapa kebutuhan selenium untuk busui?

Ibu menyusui dianjurkan memenuhi sekitar 70 mcg selenium per hari untuk membantu memenuhi kebutuhan tubuh dan nutrisi ASI.

Apa saja makanan yang tinggi selenium?

Beberapa sumber selenium terbaik antara lain tuna, sarden, udang, hati sapi, telur, susu, dan kacang brazil.

Apakah selenium membantu kualitas ASI?

Ya, selenium termasuk mineral penting yang membantu mendukung kualitas nutrisi ASI dan perkembangan sistem imun bayi.

Belanja Produk Mom Uung di Official Shopee Store
Momuung

Punya pengalaman soal kehamilan dan menyusui? Yuk share di sini — komentar Mommy bisa jadi inspirasi buat sesama! 💚

Tulis komentar

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama!

Share
Mommin

Mommin

Content Writer Mom Uung.