
Momuung.com – Perut terasa penuh, kencang, atau banyak gas saat hamil? Keluhan seperti ini cukup umum dialami oleh ibu hamil. Perubahan hormon selama kehamilan dapat memperlambat kerja saluran pencernaan, sehingga gas lebih mudah menumpuk dan perut terasa begah atau kembung. Seiring bertambahnya usia kehamilan, rahim yang semakin besar juga dapat memberi tekanan pada organ pencernaan.
Meski bisa terasa mengganggu, ada beberapa kebiasaan sederhana yang dapat membantu membuat perut terasa lebih nyaman. Yuk, kenali penyebab dan cara meredakan Perut begah saat hamil berikut ini, Mom.
Salah satu penyebab utamanya adalah perubahan hormon, terutama progesteron. Hormon ini membuat otot saluran pencernaan lebih rileks sehingga per.gerakan makanan menjadi lebih lambat. Akibatnya, gas lebih mudah tertahan dan perut bisa terasa penuh atau kembung
Selain perubahan hormon, beberapa hal lain juga dapat memperparah rasa begah, seperti:

Selain memperhatikan pola makan, tetap aktif bergerak juga dapat membantu menjaga tubuh dan pencernaan tetap nyaman selama kehamilan. Jika Ibu tidak memiliki kondisi yang mengharuskan pembatasan aktivitas, beberapa kegiatan ringan berikut bisa dicoba sesuai kemampuan tubuh.
Jalan kaki merupakan salah satu aktivitas ringan yang mudah dilakukan selama hamil. Tetap bergerak dapat membantu menjaga aktivitas saluran pencernaan dan mengurangi risiko sembelit, yang sering membuat perut terasa semakin penuh dan begah.
Ibu tidak perlu langsung berjalan dalam waktu lama. Mulailah dari durasi yang terasa nyaman dan tingkatkan secara bertahap. Berhenti dan beristirahat jika tubuh mulai terasa lelah atau tidak nyaman.
Prenatal yoga bisa menjadi pilihan aktivitas ringan untuk membantu Ibu tetap aktif sekaligus membuat tubuh lebih rileks selama kehamilan. Pilih gerakan yang sudah disesuaikan untuk ibu hamil dan lakukan sesuai usia kehamilan serta kemampuan tubuh.
Selain yoga, Ibu juga bisa mencoba aktivitas fisik lain yang dirancang khusus untuk kehamilan. Agar pilihan gerakannya lebih beragam, simak 8 Gerakan Senam Hamil Trimester 3 Agar Persalinan Lancar & Bebas Nyeri Pinggang yang bisa menjadi referensi untuk tetap aktif di trimester akhir.
Tidak harus selalu berupa olahraga. Ibu juga bisa tetap aktif dengan berjalan santai di sekitar rumah, melakukan pekerjaan ringan, atau sesekali berdiri dan berganti posisi setelah duduk cukup lama.
Namun, semakin besar usia kehamilan, tubuh juga bisa mulai mengalami keluhan lain, seperti rasa tidak nyaman di area panggul atau selangkangan. Jika Ibu mulai merasakan nyeri di area tersebut, ada beberapa cara yang bisa membantu membuat aktivitas sehari-hari terasa lebih nyaman. Yuk, baca Cara Mengatasi Nyeri Selangkangan Saat Hamil Trimester 3 untuk mengetahui tips yang bisa Ibu coba.
Aktivitas fisik bisa menjadi salah satu bagian dari upaya mengurangi perut begah. Ibu juga dapat mencoba beberapa kebiasaan berikut:
Setiap ibu bisa memiliki pemicu yang berbeda. Jadi, coba perhatikan makanan atau kebiasaan apa yang membuat perut terasa semakin begah.
Perut begah atau kembung umumnya bukan kondisi yang berbahaya. Namun, keluhan perut saat hamil tidak selalu disebabkan oleh gangguan pencernaan biasa.
Segera hubungi dokter atau tenaga kesehatan jika rasa begah disertai nyeri perut yang berat atau menetap, muntah terus-menerus, demam, perdarahan dari vagina, atau keluhan lain yang terasa tidak biasa. Pemeriksaan diperlukan untuk memastikan tidak ada kondisi lain yang membutuhkan penanganan.
Bila Ibu memiliki kondisi kehamilan tertentu atau dokter pernah meminta untuk membatasi aktivitas fisik, jangan memulai olahraga baru sebelum berkonsultasi terlebih dahulu.
Perut begah saat hamil cukup umum terjadi karena perubahan hormon, perlambatan pencernaan, pertumbuhan rahim, serta sembelit atau faktor makanan. Untuk membantu mengurangi rasa tidak nyaman, Ibu dapat mencoba jalan kaki, prenatal yoga, tetap aktif bergerak, serta memperhatikan pola makan dan asupan cairan.
Tidak perlu memaksakan diri, ya, Mom. Pilih aktivitas yang terasa nyaman dan sesuaikan dengan kondisi kehamilan. Jika begah terasa berat atau disertai keluhan lain, segera konsultasikan dengan dokter atau bidan.
Punya pengalaman soal kehamilan dan menyusui? Yuk share di sini — komentar Mommy bisa jadi inspirasi buat sesama! 💚
Mommin merupakan bagian dari tim edukasi Mom Uung yang berkomitmen mendampingi para ibu menyusui di berbagai daerah di Indonesia. Mengusung peran sebagai Sahabat Pejuang ASI, Momin menyajikan edukasi laktasi yang berbasis fakta, disampaikan dengan bahasa yang hangat, empatik, dan mudah dipahami. Konten yang dibagikan mencakup topik seputar menyusui, asupan gizi ibu dan bayi, hingga menjaga keseimbangan kesehatan fisik serta mental selama masa laktasi. Setiap artikel lahir dari kisah dan pengalaman nyata para ibu Indonesia dalam memberikan ASI terbaik untuk buah hati mereka.